Minggu, 06 Desember 2009

Antara Akidah dan Kebudayaan



Banyak permasalahan yang terjadi di kalangan masyarakat indonesia terutama di pelosok-pelosok derah di indonesia yang masih melekatnya tradisi kebudayaan nenek moyang dengan akidah agama islam, tidak bisa di pungkiri negara kita memeng merupakan negara yang mempunyai keanekaragaman berbudaya di bandingkan dengan negara lain di dinia.

Tapi pandangan sebagian orang terhadap budaya daerah yang masih ada di kalangan masyarakat berbeda-beda, permasalahan ini di akibatkan perubahan kepercayaan nenek moyang kita pada zaman dulu, nenek moyang kita dulu menganut ajaran agama Hindu Budha, memeang sampai sekarang ajaran tersebut masih ada di beberapa pelosok daerah di negara indonesia. Tapi sekarang sebagian besar wilayah indonesia masyarakatnya beragama Islam.

Banyak warga Islam di indonesia yang masih menjalankan tradisi budaya leluhurnya padahal tradisi tersebut sangat bertentangan dengan akidah islam contohnya: tradisi memandikan keris, membuat sesajen, jiarah ke kubur leluhur untuk meminta sesuatu, ngukus dll. Bahkan lebih parah lagi banyak tradisi-tradisi mistis yang di kerjakan pada momen-momen hari kebesaran agama islam padahal islam tidak menganjurkan seperti itu. Tapi di sisi lain menurut budayawan tradisi tersebut merupakan kebudayaan yang harus di jaga kelestariannya.

Seharusnya pemerintah indonesia membuat pengaturan pemerintah untuk membuat sekelompok orang pandai yang melakukan kegiatan sosialisasi terhadap masyarakat di pelosok-pelosok daerah, karena sebagian besar yang masih menjalankan tradisi leluhur yang bertentangan dengan ajaran islam tersebut merupakan orang islam yang awam terhadap akidah(belum mengerti sepenuhnya tenteng akidah islam).

Guna sosialisasi tersebut untuk menyadarkan masyarakat yang awma dan berguna pula untuk mengantisipasi munculnya agama-agama baru atau ajaran-ajaran baru yang menyesatkan di kalangan masyarakat, sehingga bangsa indonesia tidak di pusingkan lagi dengaan munculnya permasalahan-permasalahan ajaran/aliran sesat.

Saran saya terhadap pemerintah sebaiknya pemerintah melakukan:
  1. Pemerintah harus membentuk tim khusus yang isinya merupakan sekelompok orang-oraang cerdas,berilmu,mengerti terhadap ajaran islam, yang nantinya dapat menyadarkan masyarakat awam. contohnya MUI.
  2. Tim tersebut harus di bentuk dari mulai kab/kota, kecamatan, sampai ke pelosok desa sehingga masyarakat indonesia berada di jalur yang benar.
  3. Tim tersebut harus melakukan sosialisasi terhadap masyarakat
  4. Selain sosialisasi terhadap masyarakat , tim ini juga harus mengunjungi sekolah-sekolah umum baik swasta maupun negri , dari mulai smp,sma, sampai perguruan tinggi, untuk mengantisipasi semakin maraknya pergaulan bebas di kalangan remaja, sehingga ahlak peljar indonesia menjadi lebih baik.
Semoga artikel ini di baca oleh petinggi pemerintah... ini hanya saran dari seorang remaja yang polos

Tidak ada komentar:

Posting Komentar